Kenapa hanya aku ? yah kata-kata itulah yang tepat menggambarkan aku sekarang ..
aku ga tau apa salahku sebenarnya .. berawal dari sahabatku, sebut saja bunga(kayak nama dikoran2-koran aja .. haha) yang minta tolong ke pacarku untuk dicarikan hardisk portable. Karena bunga salah satu sababatku, pacarku pun menyanggupinya. Setelah hardisk sudah ada ditangan pacarku dan tinggal mengambil uang di bunga. Eh, si bunga malah bilang duitnya ga ada terus malah nyuruh pacarku menyimpannya dulu. Okelah hardisk itu disimpan, setelah selang 1 minggu, pacarku menanyakan jadi tidaknya si bunga membeli hardisk portable itu, tapi jawabannya sama, pacarku disuruh menyimpannya lagi. 2minggu berselang pacarku menanyakan tentang hardisk itu ke bunga, dan jawaban selalu sama. Karena pacarku(ganti nama dia ajalah), eh dia sudah berjanji kepada temannya untuk membayar dalam 2minggu alhasil dia menanyakan sekali lagi dan ternyata jawabannya sama, dia lalu menjelaskan bahwa barang itu harus segera bunga beli tapi bunga malah marah-marah ke dia. Kalo menurutku ya, seharusnya bunga ga usah bersikap seperti itu, kalo ya dari awal sudah ingin membeli hardisk itu dan meminta tolong ke dia ya harus di sanggupi. Akhirnya dia ga mau berbisnis(bahasa gaul men ! haha) lagi dengan bunga karena meras telah dikecewakan oleh bunga. Lalu aku berusaha agar dia tidak terlalu membenci bunga, dia luluh. Akhirnya hubungan kami baik-baik saja sampai akhirnya dia menggoda bunga dengan menjodohkan(sebangsa kata2 ini lah, ga ngerti mau ngomong apa) bunga dengan teman sekelas kami. Dan itu dilakukan hanya bercanda oleh kami, dia hanya bilang begini, "hei bunga itu loh kamu dicariin si ****", dengan menunjuk salah seorang temanku. Tapi ternyata si bunga malah marah(menurutku yah ga banget seh, klo ga suka ya gausa segitunya), tapi aku diam saja. Diam berulang kali meminta maaf kepada bunga atas kejadian itu tapi nyatanya bunga tidak memaafkan. Suatu hari si bunga bercerita kepadaku bahwa dia sebenernya tidak marah, tapi dia tidak mau menjelaskan kepada dia bahwa bunga tidak marah dan bunga bilang akan meneruskannya(ah, punya pikiran kok gitu). Hubunganku dan bunga baik-baik saja, sedangkan hubungan dia dan bunga sudah tidak saling menyapa. Usahaku untuk membuat keduanya berbaikan sepertinya sia-sia karena suatu hari bunga menulis status disalah satu social networking, bunga menulis bahwa bunga tidak suka hubunganku dengan dia karena dinilai terlalu lebay, menurutnya(kami hanya saling me-wall, dan tiap hari kami selalu terlihat berdua meskipun ketika kami bersama teman-teman 1 kelas). Menurutku wajar bagi orang-orang yang lagi kasmaran. Lalu aku tanya baik-baik ke bunga kenapa bunga sampai menulis seperti itu, eh malah dijawab ketus. Yasuda. Setelah kejadian itu bunga memasang status yang berisikan rasa tidak sukanya bunga kepada kami terutama pacarku. Yah, lalu aku menceritakan kejadian ini ke sahabatku yang lain, mereka hanya tidak tahu jalan pemikiran si bunga(yang emang gitu muluu dari dulu), "biarin ajalah, bunga emang kayak gitu ntr juga balik-balik sendiri", kata mereka. Memang solusi itu yang aku dan sabahatku lainnya terapkan kepada bunga. Hari berganti hari, minggu berganti minggu aku mulai jarang bertemu bunga karena kami memang beda program studi. Aku pernah merasa kecewa terhadap bunga saat aku dan sahabat-sahabatku akan merayakan ulang tahun salah satu sahabat kami, pada waktu itu bunga bilang bahwa tidak bisa ikut untuk merayakan karena bunga sudah berjanji akan rekreasi bersama teman-teman barunya dan tidak memilih ikut, seharusnya sebagai teman yang baik bunga meminta maaf lah atau sekedar titip salam, tapi itu tidak dilakukannya. Sampai saat ini aku tidak pernah bertegur sapa dengan bunga karena bunga pernah mengirim sms kepadaku jika aku bersama pacarku dia tidak akan menyapaku, jika aku sendiri bunga akan menyapaku(maksudnya saat itu aku ga lagi nempel sama pacar, gt). Nyatanya, dia tidak pernah menyapaku, ada rasa sakit hati memang tapi aku buat ga penting lah soalnya dia memang gitu sifatnya. Suatu hari dia mengirimku sms yang berisikan dia minta maaf(aku memang slalu memaafkanya walaupun bunga sering buat aku sakit hati dengan kata-katanya) dan dia menanyakan aku pengen apa dari bunga. Ya aku jawab kalo aku pengen bunga berubah ke arah yang lebih baik. Pokonya ruwet gitulah smsnya (sampe lupa) tapi aku inget 1 sms bunga yang mengatakan aku tidak pernah tahu bahwa bunga membutuhkan aku, lho lha emang seharusnya kalo butuh aku kenapa ga bilang, lewat sms kek aku bilang gitu. Ya mana aku tau bahwa bunga sedang butuh aku, sms aja jarang sekalinya sms aku harus putar otak buat nyari topik yang enak dibahas. Terus ya aku mikir nih masa ya aku tiap hari nyamperin ke kelasnya buat tanya " hei , kamu butuh aku apa ga ? kalo ga aku balik ya", deuh males gilak kayak orang geje ae. Kata pacarku, aku bukan tuhan yang tau umatnya butuh apa ga(i agree with him). Mungkin presepsi bunga tentang sahabat itu beda dari kebanyakan orang. Pertanyaan yang slalu dilontarkan pacarku dan aku slalu agree with him, kenapa cuma aku yang dimusuhi ? kenapa bukan sahabat-sahabatku yang lainnya ? Apa salahku ?(bunga slalu menjawab bahwa ini bukan salahku tapi salah dia) Tapi kenapa seolah-olah aku yang salah ? Think about it .. (mengharapkan solusi yang tepat, karena aku sudah kehabisan akal buat bunga berubah ke arah yang lebih baik)
Minggu, 20 Maret 2011
Kamis, 17 Maret 2011
untitled
Kata orang-orang hidup itu indah. Tapi kadang hidup itu menyakitkan, sangat menyakitkan. Menurutku diputusin pacar yang kitanya uda ga ada feel sih biasa aja, tapi diputusin sahabat ? ga biasa men buatku .. Aku ga akan pernah mau buat ngalamin itu, tapi nyatanya aku ngalamin juga. Sebenernya aku mau crita, tapi niatku aku urungkan. Aku ga mau orang-orang menilai temanku macam-macam. Aku berharap ini ga akan terjadi ke orang-orang terdekatku. Cukup aku aja .. (mendadak pengen nangis)
Langganan:
Postingan (Atom)